Film Hasduk Berpola, Kenalkan Nasionalisme Lewat Pramuka

Kamis, 21 Maret 2013


Film bertema nasionalisme mungkin sudah banyak dihadirkan oleh para insan perfilman. Dari cerita yang dibalut dengan persahabatan, hingga perjuangan kaum muda, tidak sedikit menjadi tema besar dalam cerita. Seakan ingin tampil berbeda dari yang lainnya, Harris Nizam, sutradara film Hasduk Berpola mengangkat tema pramuka sebagai film nasionalisme yang kaya nilai. "Film ini adaptasi dari buku karya Bagas Dwi Bawono. Sebuah cerita pendek tentang Hasduk Berpola, yang menceritakan keprihatinannya terhadap mulai lunturnya rasa nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia," ujar Harris Nizam, yang menjadi sutradara dalam film Nasduk Berpola, saat ditemui di MetroTv, pada Kamis (21/3). Menurut Harris, Hasduk Berpola diawali dari ingatannya mengenai Sidang Paripurna DPR yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, pejabat-pejabat yang hadir lupa lirik lagu kebangsaan "Indonesia Raya", pada 2009 silam. "Saya pikir sungguh keterlaluan sekali. Di acara kenegaraan yang penting seperti itu, pejabat-pejabat kita lupa menyanyikan lagu Indonesia Raya. Lagu kebangsaan menurut saya tolak ukur nasionalisme kita. Hal seperti itu saja terlupakan, bagaimana dengan nilai lainnya," imbuhnya. Menurut Harris, cara termudah untuk mencintai Indonesia adalah dengan bisa menyanyikan lagu "Indonesia Raya" dengan baik. Karena itu, dia merasa prihatin dengan banyaknya generasi muda yang tidak hafal dengan lirik lagu "Indonesia Raya". Pramuka juga baginya mengajarkan banyak nilai nasionalisme. Hasduk sendiri dikenal sebagai kacu pramuka, salah satu atribut seragam pramuka berwarna merah dan putih. "Semoga dengan film ini, kita sama-sama mengingat bagaimana perjuangan di jaman perebutan kemerdekaan. Jangan sampai anak-anak justru tidak tahu lagu kebangsaan kita seperti apa," pungkasnya. Hasduk Berpola menghadirkan bintang baru sekaligus pemeran utama, Bangkit Prasetya. Selain itu, film berdurasi 100 menit ini juga menampilkan Iga Mawarni, Petra Sihombing, Calvin Jeremy, Alisia Rininta, Hery Savalas, Ranti Purnamasari, Meitha Thamrin, Niniek L. Karim, Hadi Subiyakto, Fay Nabila dan seniman senior sekelas Idris Sardi. 

Baca Selengkapnya | komentar (5)

MAN 2 Jura Lomba Pramuka Se Sumbar

Bukittinggi, Padek - Berkat kerja keras para guru dan dukungan berbagai pihak, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bukittinggi, berhasil meraih juara umum dan juara 1 dalam lomba Pasukan Khusus (Pansus) pada lomba Pramuka tingkat SMA se-Sumbar. Lomba yang digelar di SMA Negeri 1 Bukittinggi, kemarin itu, menuirut Kepala MAN 2 Bukittinggi, Hj. Roslinda, dibanding tahun-tahun sebelumnya, gelar kejuaraan yang sama tahun ini sangat menggembirakan keluarga besar sekolah itu. Bahkan menurut mantan Kepala MAN 1 Balai-Balai Kota Padangpanjang, yang baru dilantik beberapa hari lalu itu, lomba pramuka bertajuk “Landbaw Flag And Sesunt Competition” itu diikuti 15 SMA sederjad se- Sumatera Barat. Pada babak final, MAN 2 Bukittinggi, disamping berhasil meraih gelar juara umum dibidang pramuka, juga juara 1 pada lomba Pansus (Pasukan) se-Sumbar. Padahal sebe­lum­nya, hanya mampu pada urutan pertama tingkat Bukittinggi dan kedua tingkat Sumbar. Rosalinda yang didampingi waka keaga­maan, Chandra, dan pembimbing lomba, Afris M, dan kepala TU Safrizal, sangat bersyukur, kare­na tahun ini berhasil mencapai prestasi puncak. (rul)

Baca Selengkapnya | komentar

Tewasnya 6 Pramuka di Pacitan Akibat Kecerobohan

Selasa, 19 Maret 2013


Pacitan - Kepolisian Resort (Polres) Pacitan menilai, tewasnya 5 orang siswa SMP Negeri 1 Kebonagung dan seorang pembina pramuka yang tewas tenggelam di Sungai Purwoasri, Kebonagung, saat mengikuti Persami (perkemahan Sabtu-Minggu) kemarin merupakan kelalaian. Hasil penyelidikan sementara, diduga ada unsur kecerobohan dalam peristiwa itu. “Ini suatu kecerobohan. Tentunya kita akan melakukan langkah pemeriksaan sepenuhnya,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Aris Haryanto, kemarin. Baca juga: Kepsek SMPN 1 Minta Maaf Kepada Keluarga Siswa Tenggelam dan Keluarga 6 Pramuka Tenggelam di Pacitan Masih Shock Ia mengungkapkan keprihatinannya atas musibah yang merenggut para anggota pramuka yang masih berusia belasan tahun tersebut. Apalagi hal itu terjadi tak berselang lama dengan kegiatan Persami yang lokasinya tak jauh dari lokasi tenggelamnya para korban. “Kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan alam itu harus ada survey awal, kemudian harus disiapkan juga alat-alat yang dibutuhkan barangkali terjadi sesuatu,” ungkapnya. Hingga saat ini, polisi masih berusaha mendalami kasus kemah maut itu. Seorang pembina yang selamat akan dimintai keterangan. Hanya saja, karena kondisinya masih shock, polisi menunda pemeriksaannya. “Kita akan periksa saksi, termasuk korban selamat. Untuk sementara masih belum kita lakukan karena kondisinya masih syok,” pungkas Aris HAriyanto. Seperti diberitakan, 5 anggota pramuka dan 1 pembina tewas setelah tenggelam di sungai sedalam 4 meter. Mereka tenggelam saat mandi usai mengikuti kegiatan Persami. Seluruh korban tewas dibawa ke RSUD Pacitan untuk divisum sebelum dimakamkan.@rachma

 Sumber : lensaindonesia.com
Baca Selengkapnya | komentar

Tahun Ajaran Baru, Pelajar SMA/MK Wajib Pramuka Lho!

Senin, 18 Maret 2013

BANDUNG - Tepuk pramuka...prok prok prok. Masih ingat kan dengan tepukan khas tiga kali dalam Praja Muda Karana (Pramuka). Ekstrakurikuler alias ekskul ini nantinya akan diwajibkan bagi siswa siswi SMP dan SMA/MK di Kurikulum 2013. Biasanya, kegiatan ekstrakurikuler Pramuka hanya dikenal dijenjang Sekolah Dasar (SD) saja. Tapi kini, kalian yang ada di jenjang SMP dan SMA/MK harus mengikuti kegiatan tersebut. "SD, SMP, SMA/SMK untuk pramuka kita jadikan ekstrakurikuler wajib. Sehingga kita punya populasi anak-anak pramuka luar biasa," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Sabtu (16/3/2013). Nuh juga menambahkan, nantinya, jam operasional guru pada kurikulum 2013 wajib menjadi 24 jam dalam satu minggu. Kalau tidak dilaksanakan, siap-siap saja tidak dapat satu kali gaji. "Jika para guru tidak memenuhi aturan jam operasionalnya, maka tidak dapat sertifikasi atau satu kali gaji, " imbuhnya. Ke depan, dengan adanya jam operasional yang baru, maka para guru dianjurkan untuk ikut mendidik murid-muridnya di kegiatan ekstrakurikuler wajib ini. So, salam pramuka.(ade)

Sumber : Okezone.com
Baca Selengkapnya | komentar

Kwarnas Gerakan Pramuka Dukung Promosi Film Hasduk Berpola

Kamis, 14 Maret 2013


LENSAINDONESIA.COM: Kwarnas Gerakan Pramuka menandatangani kerjasama dengan PT. Stromotion untuk mendukung promosi film “Hasduk Berpola” di kalangan anggota Gerakan Pramuka. Nota kesepakatan ini masing-masing ditandatangi Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH dan sutradara film Hasduk Berpola, Harris Nizam. Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH selaku Ketua Kwarna Gerakan Pramuka, mengatakan pihaknya mendukung penuh promosi film ini untuk kalangan anggota Gerakan Pramuka. Terlebih pada beberapa kesempatan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat mengatakan bahwa film merupakan cara yang paling baik memperkenalkan Pramuka dan untuk mengajak bergabung di Pramuka. “Banyak pesan moral yang terkandung dalam film Hasduk Berpola ini,” ujar Azrul Azwar kepada LICOM disela-sela press conference film Hasduk Berpola di Only One Club, FX Mall, Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2013). Pesan moral yang terdapat di film besutan Harris Nizam ini, kata Azrul, antara lain mengangkat rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa Indonesia, menghargai perjuangan dan jasa pahlawan kita terdahulu, meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia, serta memperkuat pendidikan karakter kaum muda melalui Gerakan Pramuka yang sejalan dengan Dasa Darma Pramuka. “Kami bekerja sama dengan Persatuan Bioskop Keliling Indonesia (Perbiki) akan menggelar nonton bareng hingga ke tingkat Kabupaten atau Kwartir Cabang Gerakan Pramuka di seluruh Indonesia,” katanya. @Rudi

Baca Selengkapnya | komentar

Kwarcab Pramuka Binjai Gelar Program Subuh Keliling

Kamis, 07 Maret 2013


Binjai, (Analisa). Dalam rangka penerapan dan pengamalan Dasa Dharma Pramuka, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Binjai mengadakan program subuh keliling atau suling. Sekretaris Kwarcab Binjai Drs. HT Syarifuddin. Mpd mengatakan, Jumat (1/3), program suling ini dimaksudkan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan Dharma pertama Pramuka. "Melalui suling ini diharapkan para anggota pramuka mengingat kembali hakekat keberadaan manusia, termasuk anggota pramuka, sesuai dengan firman Allah: tidak kujadikan jin dan manusia kecuali untuk beribadat kepadaKu," kata Syarifuddin. Kegiatan Suling pertama ini diikuti oleh keluarga besar Kwarcab Binjai dan masyarakat kelurahan Sumber Mulyo Rejo. Kegiatan didahului dengan sholat subuh berjamaah, dilanjutkan dengan kata sambutan dari Kamenag Binjai H. Al Ahyu dan ceramah agama disampaikan Timbas Tarigan, SE, yang juga merupakan Wakil Walikota Binjai. Selesai ceramah subuh dilanjutkan sarapan bersama, yang disediakan oleh masyarakat sekitar. Selesai sarapan dilanjutkan dengan gotong royong bersama masyarakat. Dalam gotong royong ini diantaranya melakukan pengecetan pagar mesjid, menimbunan halaman serta pembersihan parit sekitar mesjid. HT Syarifuddin menyatakan terharu dan bangga melihat antusiasnya masyarakat dan keluarga besar Kwarcab Binjai melaksanakan gotong royong bersama ini. Progam suling yang dilaksanakan di mesjid Kelurahan Sumber Mulyo Rejo Kecamatan Binjai Timur ini merupakan program perdana dan akan terus berjalan setiap bulannya, katanya. Syarifuddin menambahkan ada dua program yang digalakkan di kota Binjai dalam upaya mengatasi masalah dekadensi moral yaitu program maqrib mengaji yg diprakarsai oleh Kemenag Kota Binjai dan Subuh Keliling yang diprakarsai oleh Kwarcab Pramuka Kota Binjai. "Ini sesuai dengan visi dan misi Walikota Binjai HM. Idaham untuk menjadikan kota Binjai sebagai kota idaman yang religius," kata Syarifuddin.(tkz) 

Baca Selengkapnya | komentar

Gerakan Pramuka Sabang Gelar Muscab

Sabtu, 02 Maret 2013


Sabang, (Analisa). Untuk kelancaran program-program pembinaan bagi kalangan generasi muda, Gerakan Pramuka Cabang Kota Sabang menggelar musyawarah cabang (Muscab) memilih kepengurusan baru, Minggu (24/2). Walikota Sabang diwakili Sekdako Sofyan Adam mengatakan, pendidikan dalam Gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda merupakan tugas dan tanggung jawab kita semua. Melalui Muscab Gerakan Pramuka Sabang ini diharapkan akan lahir program-program yang baik, dan kepengurusan yang memiliki kemampuan dalam mengelola organisasi. Selain itu, mempunyai komitmen yang kuat terhadap pendidikan. "Sebab pengabdian yang kita berikan akan sangat berguna bagi generasi muda yang merupakan cikal bakal sebagai pemimpin di masa yang akan datang," katanya. Menurutnya, dalam menghadapi globalisasi dan kemajuan teknologi yang terus berkembang dengan pesatnya, selain membawa dampak positif juga akan muncul dampak negatif bagi kehidupan. Begitu juga yang akhir-akhir ini mulai terlihat, seperti banyaknya remaja dan generasi muda telah terpengaruh, seperti penyalahgunaan obat-obatan terlarang narkotika. Dikatakan, perkembangan ini sangat memprihatinkan sehingga perlu adanya perhatian yang penuh kepada generasi muda dengan memberikan mereka pendidikan berkualitas, baik diperoleh dari pendidikan formal maupun non formal yaitu melalui kegiatan kepramukaan.(kim) 

Baca Selengkapnya | komentar

GUDEP SMK IT SI DIRESMIKAN: Tingkatkan Peranan Pramuka


SOLO — Gugus Depan 05.1090-05.1091 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam Terpadu (IT) Smart Informatika (SI) diresmikan Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Solo, Drs H Amsori SH MPd, di halaman SMK IT SI di Gremet, Manahan, Solo, Jumat (1/3/2013). Pada upacara itu juga dilakukan Pelantikan Dewan Kehormatan, Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan 05.1090-05.1091 SMK IT SI. Di dalam sambutannya, Amsori yang mewakili Ketua Kwarcab Solo, Budi Suharto SH MM, menyampaikan pelantikan itu merupakan salah satu realisasi program kerja Kwarcab dalam pengembangan gerakan pramuka yang juga wujud revitalisasi gerakan pramuka seperti yang dicanangkan Presiden RI tanggal 14 Agustus 2006 sekaligus mengimplementasikan UU No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. “Terlebih, pramuka merupakan salah satu wadah pembinaan generasi muda yang tepat guna pembinaan dan pendidikan karakter yang selama ini banyak orang lain selalu katakan karakter, karakter dan karakter. Di gerakan pramukalah wadahnya,” ujar Amsori. Amsori menuturkan dengan pelantikan ini, diharapkan gerakan pramuka sebagai salah satu wadah kegiatan kawula muda dalam rangka pembinaan generasi muda bangsa dapat meningkatkan peranannya. Yaitu membantu masyarakat dan pemerintah, melaksanakan pendidikan dan pembinaan kepada kaum muda agar dapat berbuat dan berperan serta dalam pelaksanaan pembangunan Bangsa dan Negara. Dikemukakan Amsori, gerakan pramuka berfungsi sebagai lembaga pendidikan, wadah pembinaan dan pengembangan generasi muda dengan menerapkan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan serta sistem among yaitu pelaksanaanya sesuai dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa serta masyarakat Indonesia. Ketua Gudep 05.1090 SMK IT SI, H Sabariyanto SPd menyampaikan dengan memiliki nomor Gudep, gerakan pramuka di SMK IT SI bisa terlibat di kegiatan kota/kabupaten dan pengembangan penegak. Selama ini, imbuh Sabar, ada sekitar 180 siswa yang mengikuti kegiatan pramuka tiap Jumat sore. “Selain itu, kami rutin mengadakan kemah orientasi pada awal tahun ajaran dan kemah akhir tahun. Semoga mereka [siswa] semakin terampil, berprestasi, teruji dan bisa bersaing,” lanjut Sabar. 

Baca Selengkapnya | komentar

Mendidik Anggota Pramuka Jadi Generasi Berbakti

Minggu, 29 April 2012

BANDUNG, - Penutupan Perkemahan Wirakarya sekaligus Peringatan HUT ke-45 Ksatria Usadhatama diselenggarakan di Taman Pramuka Jalan R.E. Martadinata 157, Bandung, Minggu (29/4).

Kegiatan Perkemahan Wirakarya diselenggarakan dari 9 Maret-29 April 2012 setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan diikuti 638 peserta golongan pramuka penegak dari 638 peserta dari SMA,SMK dan MA Se-Kota Bandung .
Menurut Ari Aryanto, Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung tujuan kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun tahun sekali itu bertujuan tujuan untuk melakun bakti kepada masyarakat. "Tapi untuk kegiatan sekarang bakti kepada masyarakatnya sudah mulai menurun karena itu disentuh dengan bakti Wirakarya," katanya.

Lebih lanjut Ari menjelaskan dalam kegiatan perkemahan Wirakarya dilakukan penamaan terhadap 300 pohon di sekitar Taman Pramuka. Kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos dan pengadaan tempat sampah. Terakhir, pemberian wakaf berupa mukena untuk masjid.

Kegiatan ini juga ditambahkan Ari mengarah pada pembinaan guna mendidik dan membina kaum muda Indonesia. Selain untuk mengembangkan keimanan dan ketakwaan diharapkan mampu membentuk manusia yang berwatak dan berpribadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswandi menuturkan kegiatan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk mendidik dan membangun mentalitas anak muda menjadi lebih kuat. "Pramuka memberikan kontribusinya untuk mempersiapkan kader pempimpin yang selain visioner tetapi juga berani dan memiliki kecerdasan sosial yang kuat," katanya.

Sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/ - Penutupan Perkemahan Wirakarya sekaligus Peringatan HUT ke-45 Ksatria Usadhatama diselenggarakan di Taman Pramuka Jalan R.E. Martadinata 157, Bandung, Minggu (29/4).

Kegiatan Perkemahan Wirakarya diselenggarakan dari 9 Maret-29 April 2012 setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu dengan diikuti 638 peserta golongan pramuka penegak dari 638 peserta dari SMA,SMK dan MA Se-Kota Bandung .

Menurut Ari Aryanto, Ketua Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung tujuan kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun tahun sekali itu bertujuan tujuan untuk melakun bakti kepada masyarakat. "Tapi untuk kegiatan sekarang bakti kepada masyarakatnya sudah mulai menurun karena itu disentuh dengan bakti Wirakarya," katanya.

Lebih lanjut Ari menjelaskan dalam kegiatan perkemahan Wirakarya dilakukan penamaan terhadap 300 pohon di sekitar Taman Pramuka. Kemudian dilanjutkan dengan pemanfaatan sampah organik yang bisa dijadikan pupuk kompos dan pengadaan tempat sampah. Terakhir, pemberian wakaf berupa mukena untuk masjid.

Kegiatan ini juga ditambahkan Ari mengarah pada pembinaan guna mendidik dan membina kaum muda Indonesia. Selain untuk mengembangkan keimanan dan ketakwaan diharapkan mampu membentuk manusia yang berwatak dan berpribadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswandi menuturkan kegiatan ini menjadi salah satu komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk mendidik dan membangun mentalitas anak muda menjadi lebih kuat. "Pramuka memberikan kontribusinya untuk mempersiapkan kader pempimpin yang selain visioner tetapi juga berani dan memiliki kecerdasan sosial yang kuat," katanya.

Baca Selengkapnya | komentar (1)

Pramuka Jabar Tolak Swasta Kelola Buper Cibubur

Jakarta - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat mempertanyakan alasan pengalihan pengelolaan Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur dari negara ke pihak swasta. Untuk itu DPR diminta untuk mengklarifikasi Kwartir Nasional (Kwarnas) atas proyek ini.

"Komisi X DPR harus memanggil pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka untuk minta klarifikasi pelimpahan hak kelola 400 hektare lahan Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur di Jaktim kepada pihak ketiga," ujar Wakil Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Barat, Adang D Bokin," kepada INILAH.COM, Jumat (27/4/2012).

Menurutnya, dengan rencana pengambilalihan ini DPR harus membentuk tim panitia kerja (Panja) untuk mendalami proses pengambilalihan lahan Buper Cibubur kepada pihak swasta.

"Bilamana perlu, DPR harus minta BPK untuk melakukan audit menyeluruh terhadap aset Buper itu karena selama 30 tahun pengelolaannya akan diserahkan ke swasta dengan pola BOT," jelasnya.

Selain itu, Adang juga mempertanyakan kebijakan Kwartir Nasional (Kwarnas) dibawah kepemimpinan Hasrul Azwar. Pasalnya atas kebijakannya itu dapat berpotensi menimbulkan kerugian bagi negara.

"Kebijakan Kwarnas di bawah pimpinan Hasrul Azwar yg melakukan MoU sewa kelola Buper Cibubur berpotensi merugikan keuangan negara karena tanah Buper merupakan milik negara. Selain itu, pengelolaan oleh swasta belum tentu memberi keuntungan apa pun bagi Gerakan Pramuka," ungkapnya.

Sumber : Inilah.com
Baca Selengkapnya | komentar

Jadikan Pramuka Pencetak Genarasi Berkualitas

Rabu, 25 April 2012

KETAPANG – Menilai pentingnya keberadaan oragnisasai kepanduan, membuat Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) KabupatenKetapang memberikan perhatian khusus bagi perkembangan gerakan pramuka di Ketapang. “Dalam pramuka, tidak sedikit para pemuda yang dilibatkan untuk ditempa menjadi calon pemimpin yang bertanggungjawab, karenanya kami (Disbudparpora, Red) juga mengutamakan pembinaan terhadap pramuka,” ujar

Kepala Dinas Budparpora, Yudo Sudarto, Senin (23/4) lalu, saat memberikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka di Ketapang di Aula Dinas Budparpora. Yudo mengungkapkan bahwa tidak sedikit kegiatan positif yang dapat diperoleh melalui pramuka. Karenanya dinas yang dipimpinnya begitu gencar terlibat dalam melakukan pembinaan terhadap kemajuan organisasi kepanduan di Ketapang.

Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Kalimantan Barat, Suryadi, yang juga berkesempatan memberikan materi dalam sosialisasi UU Nomor 12 Tahun 2010, juga mengatakan tidak hanya sekadar sebagai orgnisasi kepemudaan. Pramuka juga, dikatakan dia, merupakan salah satu wadah pendidikan nonformal, yang juga dapat mendidik para generasi muda menjadi penerus bangsa, yang memiliki kualitas sumber daya manusia yang handal. "Pramuka sangat jauh dari kepentingan politik praktis, selain itu pramuka menerapkan pendidikan di lapangan,” katanya.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua Kwaracab Ketapang, A Yani HS, dengan disosialisakannya Undang-Undang tentang Gerakan Pramuka, ke depan akan lebih banyak lagi dukungan dari semua pihak, untuk mendorong kemajuan gerakan kepramukaan di Ketapang. “Saat ini perkembangan gerakan pramuka di Ketapang sudah cukup baik, dan dengan disosialisakannya UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, diharapkan ke depan para anggota pramuka yang ada, khususnya di Ketapang, akan lebih bersemangat lagi untuk meningkatkan potensi diri melalui berbagai kegiatan ke pramukaan,” paparnya.

Sementara itu, berkaitan dengan Undang-Undang tentang Gerakan Pramuka, dijelaskan secara mendalam oleh Suriyadi. Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat tersebut memaparkan satu persatu mengenai undang-undang ini. Tak hanya UU tentang Gerakan Pramuka, dia juga memaparkan mengenai Keppres Nomor 238 Tahun 1961. Lebih lanjut dalam pemaparannya, ia menjelaskan dukungan Keppres tersebut yang diarahkan agar Gerakan Pramuka berkembang pesat. Walaupun, menurut dia, Keppres telah terbit, namun organisasi kepramukaan ini juga perlu didukung dengan peraturan perundang-undangan. Hal ini juga sesuai dengan amanat Munas Gerakan Pramuka tahun 2003 di Pontianak.

Dia memaparkan Setelah rentetan panjang, pertemuan panjang, dan bahkan sempat timbul polemik karena studi banding anggota DPR ke tiga negara, maka pada 26 Oktober 2010, Undang-Undang Pramuka disyahkan. “Selanjutnya pada tanggal 24 Nopember 2010, Undang-Undang Gerakan Pramuka ditandatangani Presiden menjadi UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka,” kata Suryadi. Lahirnya UU Gerakan Pramuka diharapkan dapat menjadi dasar bagi perkembangan gerakan pramuka selanjutnya di Indonesia.

Selain Suryadi yang memaparkan undang-undang tersebut, A Yani HS dari Kwartir Gerakan Pramuka Ketapang juga memberikan pemarapan, mengenai harapan dengan larhirnya undang-undang ini. Para peserta yang terdiri dari utusan Kwartir Gerakan Pramuka Ketapang, tokoh pemuda, tokoh agama, utusan sekolah, dan lain-lain tersebut, cukup antusias dengan sosialisasi itu. Hal tersebut terungkap di sela-sela sosialisasi yang disampaikan. Peserta terlihat aktif untuk bertanya dan berkomitmen demi memajukan gerakan pramuka di Kabupaten Ketapang. (ash)

Baca Selengkapnya | komentar

Aplikasikan Ilmu Melalui Pramuka UMI

Jumat, 20 April 2012

MAKASSAR, - Majelis Pembimbing dan Pembina Gugus Depan (Mabigus), dan Dewan Racana Kampus Islami Gugus Depan Gerakan Pramuka 07.095/07096 Pangkalan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Masa Bakti 2012-2013 resmi dilantik kemarin di Aula Aisyah Fakultas Kedokteran UMI oleh Ketua Harian Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulsel, Muh. Roem.

Pelantikan ini dihadiri Rektor UMI Prof Dr Masrurah Mokhtar MA, para wakil rektor, dan beberapa pejabat universitas. Rektor UMI, Masrurah Mokhtar mengatakan, melalui kegiatan Pramuka ini mahasiswa bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya sehingga menjadikan wadah pengabdian dan membantu masyarakat dengan keikhlasan.

"Acara pelantikan ini jangan dilihat dari sisi seremonial belaka, tetapi bagaimana dengan tujuan pelantikan ini untuk bisa membangun kebersamaan dan dapat mengangkat citra UMI," tambahnya.

Sementara itu Roem, mengatakan, Gudep Pramuka UMI dapat menjadi perhatian dan akan terus diamati perkembangannya sehingga diharapkan Pramuka dapat menjadi kegiatan ko-kurikuler yang diikuti oleh kampus-kampus lainnya.

"Harapan saya semoga gerakan Pramuka makin diminati generasi muda, sehingga bisa memupuk rasa cinta kepada tanah air, dan menjaga persatuan bangsa. Dengan kebersamaan dan kebangsaan yang dipupuk maka kita semua menjadi satu," ujarnya.

Baca Selengkapnya | komentar

Polres Gelar Pelantikan Pimpinan Saka Bhayangkara

Jumat, 30 Maret 2012

Ketua Kwarcab Bima Wahyuddin, S.Ag melantik secara resmi Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bayangkara Cabang Bima. Acara yang digelar dalam upacara resmi dihadiri langsung oleh Kapolres Bima Ajun Komisaris Besar Dede Alamsyah, SIK, dan sejumlah pengurus teras Kwarcab Bima beserta andalannya.
Selaku Inspektur Upacara Kapolres Bima, Dede Alamsyah, SIK, mengatakan bahwa tugas pokok kepolisian adalah membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyrakat dalam rangka kesadaran serta ketaatan masyrakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.
Karena itulah, Dia menyakini, tepat kalau penerapan Pemolisian masyarakat diarahkan terwujudnya kerjasama polisi dengan masyrakat untuk dapat mencegah, menangkal dan menanggulangi kejahatan
”nah, kalau bisa seperti ini, saya yakin,gejala-gejala sosial yang mengarah menjadi gangguan Kantibmas bisa diredam”.
Lantas apa hubungannya dengan Saka Bhayangkara? Nah, disinilah tempat pembinaan generasi muda. Saka Bayangkara adalah bagian pembinaan generasi muda itu sendiri. Didalamnya ada potensi masyarakat yang juga digunakan sebagai strategi pembinaan Kamtibmas yang dilaksanakan Polri dalam hal ini Polresta Bima.
Sementara itu, Arief Rachman, S.Sos salah satu pimpinan satuan Saka Bhayangkara usai dilantik menjelaskan, Saka Bhayangkara adalah salah satu kemitraan dengan seluruh elemen yang tergabung dalam Kwarcab Bima.
Nah, kedepannya, wadah ini digunakan untuk pembinaan para remaja dan pemuda. Tidak ada lain tujuannya untuk meningkatkan partisipasi para remaja dalam rangka ketaatan dan kesadaran hukum.
Karena itulah, Arief yang juga staf Humas dan Protokol Setda Bima, mengajak adik-adik penegak di Gudep yang ada di seluruh SMAN yang ada di Kabupaten Bima untuk bergabung dengan bersama Saka Bhayangkara. Disini, adik-adik akan dididik menjadi Pramuka yang handal. Karena didalam Saka Bhayangkara banyak jenis keahlian khusus seperti Krida Tibmas, Krida Lantas, Krida Pencegah dan Penanggulangan bencana dan Krida TKP.
”pokoknya dijamin asyiklah. Adik-adik bisa belajar bagaimana tugas seorang polisi, sekaligus belajar bagaiman menjadi generasi muda yang taat hukum dan peraturan,” ajak Arief.

Baca Selengkapnya | komentar

Pramuka MAN Model Bagi Nasi Gratis

MAKASSAR - Karena rasa peduli dan mau berbagi dengan sesama cukup tinggi, sejumlah anggota Pramuka Ambalan Mujahid Gugus Depan MAN 2 Model Makassar menebarkan ratusan nasi gratis yang dikhususkan bagi warga kota berkategori kurang mampu, Minggu 25 Maret.

Dewan Putra, Ismail al-Jamily memimpin rekan-rekannya menyusuri setiap jalan protokol Kota Makassar. Sepanjang Jalan Pettarani, Alauddin dan Veteran tak lepas dari sasaran. "Selain sebagai pelaksanaa program kerja, kegiatan ini kita lakukan untuk membentuk mental kesederhanaan lewat amalan sosial," jelas Pembina Ambalan, Nurcahyadi Mujahid yang mendampingi jalannya kegiatan.

Acara ini hanya dihelat sehari. Dan baru kali pertama dilakukan organisasi intra-sekolah MAN 2 Model Makassar. Para tukang becak, pengemis, dan anak jalanan menjadi perhatian sosial skuad ambalan mujahid. "Kita memang bartu tahu bagaimana nikmatnya berbagi kalau sudah dikerjakan," jelas Ismail tersenyum. "Lagian kan sekarang kita lagi libur semester. Hitung-hitung isi kegiatan di waktu kosong," timpal Sitti Hajar Magfirah, Dewan Putri Ambalan.

Baca Selengkapnya | komentar

Anggota Pramuka Indonesia Terbesar di Dunia

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar mengatakan, anggota Pramuka di Indonesia merupakan yang terbanyak di dunia, yaitu mencapai 21 juta anggota. Saat ini di seluruh dunia diperkirakan terdapat 30 juta anggota Pramuka.

Azrul mengakui gerakan Pramuka di Tanah Air sempat mengalami kelesuan, terutama sejak reformasi tahun 1998. "Padahal, gerakan Pramuka bukanlah Orde Baru. Kalau ada yang berpikiran seperti itu salah besar," katanya dalam acara seminar "Revitalisasi Gerakan Pramuka Universitas Indonesia", di Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Kamis (29/3/2012).

Menurut dia, sejak ditinggalkannya gerakan Pramuka mulai muncul permasalahan di kalangan pemuda mulai dari kurangnya sopan santun sampai tindakan kriminalitas.

"Permasalahan pemuda bisa diselesaikan, salah satunya melalui diaktifkannya kembali gerakan Pramuka," ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan Pramuka bukan merupakan organisasi pemuda, melainkan merupakan gerakan pendidikan untuk membentuk karakter seseorang.

Lebih lanjut, ia mengatakan, gerakan Pramuka mempunyai tiga tujuan utama, yaitu pertama, membentuk karakter pemuda; kedua, menanamkan cinta Tanah Air dan bela negara; serta ketiga, meningkatkan keterampilan agar bisa mandiri yang bermanfaat bagi masa depannya.

Dikatakannya, gerakan Pramuka terbuka untuk kritik, masukan, dan saran. Gerakan Pramuka juga terbuka untuk semua, siapa pun warga negara Indonesia.

Dalam acara tersebut dilaksanakan pengukuhan Rektor UI Prof Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Ketua Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) UI.

Azrul berharap revitalisasi gerakan Pramuka di UI ini kembali menghidupkan gerakan tersebut di lingkungan kampus. Namun, bukan hanya hidup, melainkan juga UI sebagai leading sektor bagi perguruan tinggi lainnya yang membangun kembali kegiatan Pramuka.

"UI seharusnya bisa mempelopori bangkitnya kembali gerakan Pramuka di Indonesia," katanya.

Sumber : Kompas.com
Baca Selengkapnya | komentar (1)

Anggota pramuka bersihkan sungai di Purbalingga

Senin, 19 Maret 2012

Purbalingga - Puluhan anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu, mengadakan kegiatan pembersihan Sungai Gemuruh yang melintas di kota Purbalingga sepanjang 19,7 kilometer.

Anggota Pramuka yang dilibatkan dalam kegiatan Program Kali Bersih (Prokasih) ini terdiri 60 personel anggota Gugus Depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Padamara dibantu kelompok pecinta alam sekolah tersebut dan Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwarcab Purbalingga.

Wakil Ketua Kwarcab Purbalingga Bidang Humas dan Pengabdian Masyarakat Arif Hardoyo mengatakan, tingkat pencemaran air di Sungai Gemuruh sangat memrihatinkan karena kondisi airnya sangat keruh akibat sampah yang mengotori aliran sungai ini.

Menurut dia, pencemaran tersebut sangat terlihat jelas pada aliran sungai yang melintas di wilayah Kelurahan Purbalingga Kulon, Kecamatan Purbalingga.

"Secara fisik terlihat jika sungai sudah tercemar, namun perlu dilakukan uji kimia guna mengukur tingkat pencemaran itu dengan melihat parameter keasaman (pH), BOD, COD, serta unsur kimia lainnya," kata dia menjelaskan.

Sungai Gemuruh banyak dicemari oleh sampah domestik seperti plastik dan limbah rumah tangga. Keruhnya air sungai, lanjutnya, diduga akibat buangan limbah detergen dan sedimentasi di bagian hulu Sungai Gemuruh.
(ANT)

Baca Selengkapnya | komentar

Pramuka SMP 1 Wakil PPU ke Provinsi

Rabu, 07 Maret 2012

PENAJAM - Setelah melewati serangkaian tahap seleksi selama 2 hari, yakni 25-26 Februari lalu, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya menetapkan SMP 1 Penajam untuk mengikuti Lomba Tingkat (LT) 4 mewakili PPU ke jenjang provinsi. Sementara di kelompok putri, terpilih pelajar dari SMP Muhammadiya Babulu. Wakil masing-masing sekolah berhasil menyisihkan peserta dari SMP lain se-kabupaten.

Pembina Pramuka SMP 1 Penajam Bambang S Indarto mengatakan, peserta seleksi merupakan sekolah yang menang di LT 2 tiap-tiap kecamatan, kemudian bertemu di LT 3 kabupaten. “Masing-masing kelompok diikuti 4 sekolah. Alhamdulillah, murid-murid kami tampil baik, dan bisa menang,” kata Bambang.

Untuk pelaksanaan LT 4, sesuai rencana digelar di Kutai Barat, 24 Maret nanti. Dengan sisa waktu yang ada, anggota regu terus mempersiapkan diri, baik materi kepanduan maupun fisik dan mental. Pasalnya, persaingan di tingkat provinsi sangat ketat, mengingat yang tampil adalah sekolah-sekolah terbaik se-Kaltim. “Doakan saja, semoga kami bisa memberi hasil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” kata Bambang.

Dirinya juga berharap, kegiatan serupa ini rutin dilaksanakan, karena lewat kegiatan ke-pramuka-an ini bisa menanamkan jiwa nasionalisme serta displin. “Ketika banyak remaja dan pemuda yang mulai luntur rasa bangga pada Negara, maka di Pramuka bisa mengubah mental itu,” ujarnya. (ind)

Baca Selengkapnya | komentar

Raimuna VII Tingkat Sumut di Sibolangit

MEDAN - Sebanyak 2.500 anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari 33 kabupaten/kota se Sumatera Utara akan mengikuti kegiatan Raimuna VII tingkat Sumut di Bumi Perkemahan Pramuka "Among Wiyata Eka Bakti Taruna Tama" Sibolangit, 12-18 Maret mendatang.

Kegiatan yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif itu juga diikuti tiga kontingen dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai peninjau.
"Dari 2.500 peserta Raimuna VII Sumut itu, yang sudah mendaftar sampai hari ini sebanyak 2.100 peserta dan Insya Allah seluruh target peserta yang mengikuti kegiatan akan mendaftar pada beberapa hari ke depan," kata Ketua Harian Kwarda Pramuka Sumut, Nurdin Lubis melalui Wakil Ketua Bidang Humas/Abdi Masyarakat, Zaki Abdullah di Sanggar Kwarda Pramuka Sumut di Medan, Rabu (7/3).

Didampingi Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Jumiran Abdi, Wakil Ketua Bina Massa, Nani Hutabarat, Wakil Ketua Bina Muda, M Irvan, Humas, Hermansyah dan Bidang Pengabdian Masyarakat, Aris Yudariansyah, Zaki Abdullah menjelaskan, tujuan Raimuna VII Sumut tersebut adalah sebagai ajang perekat tali persaudaraan dan pembinaan generasi muda.

"Yang jelasnya, kegiatan perkemahan selama seminggu itu adalah sebagai alat pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, dan pertemuan besar tersebut dimaksudkan untuk melakukan kegiatan rekreatif sambil mengisinya dengan aktivitas bersifat kreatif, produktif, edukatif dan inovatif," ungkap Zaki Abdullah.

Diutarakan juga, kegiatan perkemahan yang mengambil tema Bersatu Tangguh, Berbudaya dan Berkarya serta slogan "Dengan Raimuna Daerah VII Sumut, Jadikan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Daerah Sumut sebagai agen perubahan masa depan yang siap sedia" itu melakukan serangkaian kegiatan.
Antara lain, kegiatan umum berupa keagamaan, opening ceremony dan clossing ceremony, apel pagi/sore, anjangsana dan persaudaraan, kunjungan pameran, Scout Care dan korve.

Sedangkan kegiatan keterampilan antara lain berupa bio gas, Save Orang Utan, komunikasi visual, Snake Genetic, sehari bersama Satlantas, Scouting dan Cooking World, perkenalan alat musik tradisional, menggambar manga dan amatir radio.

Selain dua kegiatan di atas, juga dilakukan kegiatan-kegiatan berbentuk petualang, seperti pendakian Gunung Sibayak, Water Rescue, Explore SAR dan Junggle Survival dan Vertical Rescue dan Rope Skill.

"Selama seminggu perkemahan, juga dilakukan kegiatan bakti sosial, seperti pembenahan Taman Desa dan Penghijauan, replanting, Save Sibolangit, serta Pembuatan Tugu Raimuna, termasuk panitia juga menggelar kegiatan olah raga, seperti bersepeda dan permainan tradisional," bebernya.

Kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya wisata seperti wisata ke Istana Maimon, Masjid Raya, Museum Negeri, PMF (Paket I), Museum TNI-AD, PMF, Penangkaran Buaya (Paket II), Taman Lumbini dan Berastagi (Paket III), serta Wisata Pinkoncab dan Bindamping (Aqua Company, Lumbini, Berastagi) juga akan digelar, termasuk atrkasi seni budaya seperti pentas kontingen cabang, pemutaran film, malam Bukit Barisan, Karnaval dan Gebyar Masakan Tradisional.

Baca Selengkapnya | komentar

Anggota Pramuka Saka Bahari Anjansana ke Tiga KRI

Senin, 05 Maret 2012

SEMARANG, Ratusan anggota pramuka saka bahari yang terdiri dari penggalang cinta bahari SD Tarcisius Bangetayu dan Penegak melakukan anjangsana ke tiga KRI TNI AL yaitu KRI Oswald Siahaan 354, KRI Teluk Sangkulirang 542 dan KRI Hiu 804 yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Minggu (4/3).
Dalam kunjungan tersebut mereka diberikan kesempatan untuk melihat sejumlah fasilitas dan alutsista yang ada dalam kapal perang tersebut. Tak hanya itu, mereka juga diberikan penjelasan mengenai tata cara menaiki kapal bahkan salah satu dari mereka berkesempatan mempraktikkan cara memegang dan mengincar sebuah senjata yang dimiliki KRI Oswald Siahaan 354.
Irfan (11) penggalang kelas V SD tersebut merasa bangga berkesempatan memegang sebuah senjata laras panjang di kapal tersebut. "Bangga dan senang bisa melihat secara langsung kapal perang milik TNI AL. Kami jadi tahu banyak tentang fungsi dan senjata apa yang dimiliki dalam kapal untuk menunjang tugas TNI AL," jelasnya bangga.
Antusiasme anak-anak juga dibenarkan oleh Pelatih Nasional dan Pembina Saka Bahari Jateng, Hari Widarto yang melakukan pendampingan kepada mereka. Menurutnya, kinjungan/anjangsana pramuka saka bahari di KRI seperti itu sudah kerap dilakukan, namun dengan peserta gugus depan secara bergantian.
"Kami sangat bersyukur Komandan Lanal Semarang memberikan kesempatan ini untuk anak-anak penggalang secara bergantian agar mereka lebih mengenal dan mengetahui fungsi dan tugas TNI AL melalui anjangsana ini,"jelasnya.
Dengan anjangsana, menurutnya tidak hanya sebagai rekreasi bagi para Pramuka Penggalang namun yang terpenting mereka mengetahui tentang alutsista serta fungsi yang dimiliki sebuah kapal perang. Mereka juga mendapatkan penjelasan tentang wawasan kebangsaan dengan menumbuhkan rasa cinta air melalui penjelasan fungsi TNI AL sebagai penjaga wilayah kedaulatan RI di perairan.
Komandan Gugus Tempur Laut (Guspurla) Komando Armada RI Kawasan Timur, Laksamana Pertama TNI Arie Soedewo mengatakan menyambut baik kehadiran sejumlah pramuka saka bahari yang melakukan anjangsana di KRI tersebut.
Tiga KRI yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang untuk melakukan bekal ulang mengisi bahan bakar serta memberikan kesempatan istirahat dan rekreasi bagi anak buah kapal (ABK). "Kami bersandar di sini sesuai dengan fungsi dari pangkalan untuk melakukan bekal ulang setelah melakukan latihan di pulau Gundul selama tiga hari sejak 1 Maret lalu," ujarnya.

Baca Selengkapnya | komentar

Kwaran Jatiroto Jadi Barung Tergiat Pesta Siaga Pramuka

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Regu Pramuka dari Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Wonogiri Kota dan Kecamatan Jatiroto, meraih gelar sebagai barung tergiat pertama putra dan putri, dalam pesta siaga tahun 2012 tingkat Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Wonogiri.
Pesta siaga tahun 2012 digelar di Taman Wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri. Dibuka resmi dengan pemukulan gong oleh Wakil bupati Wonogiri Yuli Handoko SE. Ketua Kwarcab Wonogiri Ir Suprapto MM, menyatakan, kegiatan ini diikuti oleh 490 anggota Pramuka siaga dari 25 Kwaran se Kabupaten Wonogiri.
Kata Suprapto, pesta siaga tahun 2012 ini mengambil thema 'disiplin, berani dan mandiri,' dengan mottto 'satyaku kudarmakan, darmaku kukubaktikan.' Kegiatan ini, tambahnya, untuk membina, menanamkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesadaran berbangsa bernegera, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, jiwa kejuangan.
Kegiatan ini, bertujuan agar dapat terpadunya pribadi yang tangguh, mandiri, disiplin dan siap meneruskan nilai-nilai kejuangan diri, serta melatih ketahanan mental, jasmani dan rohani. Mempertandingkan 14 jenis kegiatan yang terbagi dalam 5 bidang kompetensi dasar ke-Pramuka-an.
Hasil juara selengkapnya sebagai berikut: barung tergiat I, II dan III regu putra dimenangi Kwaran Kecamatan Wonogiri Kota, Purwantoro dan Girimarto. Untuk tergiat I, II dan III putri Kwaran Kecamatan Jatiroto, Giriwoyo dan Bulukerto.
Peraih gelar tergiat I dan II putra-putri, sekaligus dikukuhkan menjadi wakil Kwarcab Wonogiri untuk maju ke pesta siaga tingkat Bimwil se eks Karesidenan Surakarta.

Baca Selengkapnya | komentar

Gabung Yuk...!!

 
Support : Copyright © 2011. Radar Pramuka - All Rights Reserved
Powered by Blogger
;