Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info. Tampilkan semua postingan

Polres Gelar Pelantikan Pimpinan Saka Bhayangkara

Jumat, 30 Maret 2012

Ketua Kwarcab Bima Wahyuddin, S.Ag melantik secara resmi Pimpinan Satuan Karya Pramuka Bayangkara Cabang Bima. Acara yang digelar dalam upacara resmi dihadiri langsung oleh Kapolres Bima Ajun Komisaris Besar Dede Alamsyah, SIK, dan sejumlah pengurus teras Kwarcab Bima beserta andalannya.
Selaku Inspektur Upacara Kapolres Bima, Dede Alamsyah, SIK, mengatakan bahwa tugas pokok kepolisian adalah membina masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyrakat dalam rangka kesadaran serta ketaatan masyrakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.
Karena itulah, Dia menyakini, tepat kalau penerapan Pemolisian masyarakat diarahkan terwujudnya kerjasama polisi dengan masyrakat untuk dapat mencegah, menangkal dan menanggulangi kejahatan
”nah, kalau bisa seperti ini, saya yakin,gejala-gejala sosial yang mengarah menjadi gangguan Kantibmas bisa diredam”.
Lantas apa hubungannya dengan Saka Bhayangkara? Nah, disinilah tempat pembinaan generasi muda. Saka Bayangkara adalah bagian pembinaan generasi muda itu sendiri. Didalamnya ada potensi masyarakat yang juga digunakan sebagai strategi pembinaan Kamtibmas yang dilaksanakan Polri dalam hal ini Polresta Bima.
Sementara itu, Arief Rachman, S.Sos salah satu pimpinan satuan Saka Bhayangkara usai dilantik menjelaskan, Saka Bhayangkara adalah salah satu kemitraan dengan seluruh elemen yang tergabung dalam Kwarcab Bima.
Nah, kedepannya, wadah ini digunakan untuk pembinaan para remaja dan pemuda. Tidak ada lain tujuannya untuk meningkatkan partisipasi para remaja dalam rangka ketaatan dan kesadaran hukum.
Karena itulah, Arief yang juga staf Humas dan Protokol Setda Bima, mengajak adik-adik penegak di Gudep yang ada di seluruh SMAN yang ada di Kabupaten Bima untuk bergabung dengan bersama Saka Bhayangkara. Disini, adik-adik akan dididik menjadi Pramuka yang handal. Karena didalam Saka Bhayangkara banyak jenis keahlian khusus seperti Krida Tibmas, Krida Lantas, Krida Pencegah dan Penanggulangan bencana dan Krida TKP.
”pokoknya dijamin asyiklah. Adik-adik bisa belajar bagaimana tugas seorang polisi, sekaligus belajar bagaiman menjadi generasi muda yang taat hukum dan peraturan,” ajak Arief.

Baca Selengkapnya | komentar

Pramuka MAN Model Bagi Nasi Gratis

MAKASSAR - Karena rasa peduli dan mau berbagi dengan sesama cukup tinggi, sejumlah anggota Pramuka Ambalan Mujahid Gugus Depan MAN 2 Model Makassar menebarkan ratusan nasi gratis yang dikhususkan bagi warga kota berkategori kurang mampu, Minggu 25 Maret.

Dewan Putra, Ismail al-Jamily memimpin rekan-rekannya menyusuri setiap jalan protokol Kota Makassar. Sepanjang Jalan Pettarani, Alauddin dan Veteran tak lepas dari sasaran. "Selain sebagai pelaksanaa program kerja, kegiatan ini kita lakukan untuk membentuk mental kesederhanaan lewat amalan sosial," jelas Pembina Ambalan, Nurcahyadi Mujahid yang mendampingi jalannya kegiatan.

Acara ini hanya dihelat sehari. Dan baru kali pertama dilakukan organisasi intra-sekolah MAN 2 Model Makassar. Para tukang becak, pengemis, dan anak jalanan menjadi perhatian sosial skuad ambalan mujahid. "Kita memang bartu tahu bagaimana nikmatnya berbagi kalau sudah dikerjakan," jelas Ismail tersenyum. "Lagian kan sekarang kita lagi libur semester. Hitung-hitung isi kegiatan di waktu kosong," timpal Sitti Hajar Magfirah, Dewan Putri Ambalan.

Baca Selengkapnya | komentar

Anggota Pramuka Indonesia Terbesar di Dunia

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Azrul Azwar mengatakan, anggota Pramuka di Indonesia merupakan yang terbanyak di dunia, yaitu mencapai 21 juta anggota. Saat ini di seluruh dunia diperkirakan terdapat 30 juta anggota Pramuka.

Azrul mengakui gerakan Pramuka di Tanah Air sempat mengalami kelesuan, terutama sejak reformasi tahun 1998. "Padahal, gerakan Pramuka bukanlah Orde Baru. Kalau ada yang berpikiran seperti itu salah besar," katanya dalam acara seminar "Revitalisasi Gerakan Pramuka Universitas Indonesia", di Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, Kamis (29/3/2012).

Menurut dia, sejak ditinggalkannya gerakan Pramuka mulai muncul permasalahan di kalangan pemuda mulai dari kurangnya sopan santun sampai tindakan kriminalitas.

"Permasalahan pemuda bisa diselesaikan, salah satunya melalui diaktifkannya kembali gerakan Pramuka," ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan Pramuka bukan merupakan organisasi pemuda, melainkan merupakan gerakan pendidikan untuk membentuk karakter seseorang.

Lebih lanjut, ia mengatakan, gerakan Pramuka mempunyai tiga tujuan utama, yaitu pertama, membentuk karakter pemuda; kedua, menanamkan cinta Tanah Air dan bela negara; serta ketiga, meningkatkan keterampilan agar bisa mandiri yang bermanfaat bagi masa depannya.

Dikatakannya, gerakan Pramuka terbuka untuk kritik, masukan, dan saran. Gerakan Pramuka juga terbuka untuk semua, siapa pun warga negara Indonesia.

Dalam acara tersebut dilaksanakan pengukuhan Rektor UI Prof Gumilar Rusliwa Somantri sebagai Ketua Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) UI.

Azrul berharap revitalisasi gerakan Pramuka di UI ini kembali menghidupkan gerakan tersebut di lingkungan kampus. Namun, bukan hanya hidup, melainkan juga UI sebagai leading sektor bagi perguruan tinggi lainnya yang membangun kembali kegiatan Pramuka.

"UI seharusnya bisa mempelopori bangkitnya kembali gerakan Pramuka di Indonesia," katanya.

Sumber : Kompas.com
Baca Selengkapnya | komentar (1)

Anggota pramuka bersihkan sungai di Purbalingga

Senin, 19 Maret 2012

Purbalingga - Puluhan anggota Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu, mengadakan kegiatan pembersihan Sungai Gemuruh yang melintas di kota Purbalingga sepanjang 19,7 kilometer.

Anggota Pramuka yang dilibatkan dalam kegiatan Program Kali Bersih (Prokasih) ini terdiri 60 personel anggota Gugus Depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Padamara dibantu kelompok pecinta alam sekolah tersebut dan Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Kwarcab Purbalingga.

Wakil Ketua Kwarcab Purbalingga Bidang Humas dan Pengabdian Masyarakat Arif Hardoyo mengatakan, tingkat pencemaran air di Sungai Gemuruh sangat memrihatinkan karena kondisi airnya sangat keruh akibat sampah yang mengotori aliran sungai ini.

Menurut dia, pencemaran tersebut sangat terlihat jelas pada aliran sungai yang melintas di wilayah Kelurahan Purbalingga Kulon, Kecamatan Purbalingga.

"Secara fisik terlihat jika sungai sudah tercemar, namun perlu dilakukan uji kimia guna mengukur tingkat pencemaran itu dengan melihat parameter keasaman (pH), BOD, COD, serta unsur kimia lainnya," kata dia menjelaskan.

Sungai Gemuruh banyak dicemari oleh sampah domestik seperti plastik dan limbah rumah tangga. Keruhnya air sungai, lanjutnya, diduga akibat buangan limbah detergen dan sedimentasi di bagian hulu Sungai Gemuruh.
(ANT)

Baca Selengkapnya | komentar

Pramuka SMP 1 Wakil PPU ke Provinsi

Rabu, 07 Maret 2012

PENAJAM - Setelah melewati serangkaian tahap seleksi selama 2 hari, yakni 25-26 Februari lalu, Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya menetapkan SMP 1 Penajam untuk mengikuti Lomba Tingkat (LT) 4 mewakili PPU ke jenjang provinsi. Sementara di kelompok putri, terpilih pelajar dari SMP Muhammadiya Babulu. Wakil masing-masing sekolah berhasil menyisihkan peserta dari SMP lain se-kabupaten.

Pembina Pramuka SMP 1 Penajam Bambang S Indarto mengatakan, peserta seleksi merupakan sekolah yang menang di LT 2 tiap-tiap kecamatan, kemudian bertemu di LT 3 kabupaten. “Masing-masing kelompok diikuti 4 sekolah. Alhamdulillah, murid-murid kami tampil baik, dan bisa menang,” kata Bambang.

Untuk pelaksanaan LT 4, sesuai rencana digelar di Kutai Barat, 24 Maret nanti. Dengan sisa waktu yang ada, anggota regu terus mempersiapkan diri, baik materi kepanduan maupun fisik dan mental. Pasalnya, persaingan di tingkat provinsi sangat ketat, mengingat yang tampil adalah sekolah-sekolah terbaik se-Kaltim. “Doakan saja, semoga kami bisa memberi hasil maksimal dan mengharumkan nama daerah,” kata Bambang.

Dirinya juga berharap, kegiatan serupa ini rutin dilaksanakan, karena lewat kegiatan ke-pramuka-an ini bisa menanamkan jiwa nasionalisme serta displin. “Ketika banyak remaja dan pemuda yang mulai luntur rasa bangga pada Negara, maka di Pramuka bisa mengubah mental itu,” ujarnya. (ind)

Baca Selengkapnya | komentar

Raimuna VII Tingkat Sumut di Sibolangit

MEDAN - Sebanyak 2.500 anggota Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega dari 33 kabupaten/kota se Sumatera Utara akan mengikuti kegiatan Raimuna VII tingkat Sumut di Bumi Perkemahan Pramuka "Among Wiyata Eka Bakti Taruna Tama" Sibolangit, 12-18 Maret mendatang.

Kegiatan yang bersifat kreatif, produktif, edukatif, inovatif dan rekreatif itu juga diikuti tiga kontingen dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai peninjau.
"Dari 2.500 peserta Raimuna VII Sumut itu, yang sudah mendaftar sampai hari ini sebanyak 2.100 peserta dan Insya Allah seluruh target peserta yang mengikuti kegiatan akan mendaftar pada beberapa hari ke depan," kata Ketua Harian Kwarda Pramuka Sumut, Nurdin Lubis melalui Wakil Ketua Bidang Humas/Abdi Masyarakat, Zaki Abdullah di Sanggar Kwarda Pramuka Sumut di Medan, Rabu (7/3).

Didampingi Wakil Ketua Bidang Sarana dan Prasarana, Jumiran Abdi, Wakil Ketua Bina Massa, Nani Hutabarat, Wakil Ketua Bina Muda, M Irvan, Humas, Hermansyah dan Bidang Pengabdian Masyarakat, Aris Yudariansyah, Zaki Abdullah menjelaskan, tujuan Raimuna VII Sumut tersebut adalah sebagai ajang perekat tali persaudaraan dan pembinaan generasi muda.

"Yang jelasnya, kegiatan perkemahan selama seminggu itu adalah sebagai alat pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega, dan pertemuan besar tersebut dimaksudkan untuk melakukan kegiatan rekreatif sambil mengisinya dengan aktivitas bersifat kreatif, produktif, edukatif dan inovatif," ungkap Zaki Abdullah.

Diutarakan juga, kegiatan perkemahan yang mengambil tema Bersatu Tangguh, Berbudaya dan Berkarya serta slogan "Dengan Raimuna Daerah VII Sumut, Jadikan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Kwartir Daerah Sumut sebagai agen perubahan masa depan yang siap sedia" itu melakukan serangkaian kegiatan.
Antara lain, kegiatan umum berupa keagamaan, opening ceremony dan clossing ceremony, apel pagi/sore, anjangsana dan persaudaraan, kunjungan pameran, Scout Care dan korve.

Sedangkan kegiatan keterampilan antara lain berupa bio gas, Save Orang Utan, komunikasi visual, Snake Genetic, sehari bersama Satlantas, Scouting dan Cooking World, perkenalan alat musik tradisional, menggambar manga dan amatir radio.

Selain dua kegiatan di atas, juga dilakukan kegiatan-kegiatan berbentuk petualang, seperti pendakian Gunung Sibayak, Water Rescue, Explore SAR dan Junggle Survival dan Vertical Rescue dan Rope Skill.

"Selama seminggu perkemahan, juga dilakukan kegiatan bakti sosial, seperti pembenahan Taman Desa dan Penghijauan, replanting, Save Sibolangit, serta Pembuatan Tugu Raimuna, termasuk panitia juga menggelar kegiatan olah raga, seperti bersepeda dan permainan tradisional," bebernya.

Kegiatan-kegiatan lain yang sifatnya wisata seperti wisata ke Istana Maimon, Masjid Raya, Museum Negeri, PMF (Paket I), Museum TNI-AD, PMF, Penangkaran Buaya (Paket II), Taman Lumbini dan Berastagi (Paket III), serta Wisata Pinkoncab dan Bindamping (Aqua Company, Lumbini, Berastagi) juga akan digelar, termasuk atrkasi seni budaya seperti pentas kontingen cabang, pemutaran film, malam Bukit Barisan, Karnaval dan Gebyar Masakan Tradisional.

Baca Selengkapnya | komentar

Gabung Yuk...!!

 
Support : Copyright © 2011. Radar Pramuka - All Rights Reserved
Powered by Blogger
;